Layanan Masyarakat

Rapat Pembahasan Usulan PAW (Penggantian Antar Waktu) BPD Sekaligus Pembahasan Rancangan APBDesa Perubahan Ke 2 Tahun 2025 dan Rancangan APBDesa Tahun 2026 Tahun

Foto Berita

Pada tanggal 8 Desember 2025, di Gedung Posyandu Desa Marampiau Hilir, rapat pembahasan usulan PAW (Penggantian Antar Waktu) BPD dan pembahasan Rancangan APBDesa Perubahan Kedua Tahun 2025 serta Rancangan APBDesa Tahun 2026 digelar dengan tujuan yang jelas. Tujuan dari PAW BPD adalah untuk menjaga kontinuitas tugas dan fungsi BPD ketika anggota mengundurkan diri, meninggal, diberhentikan, atau berhenti karena alasan lain seperti pengangkatan menjadi ASN atau PPPK. Hal ini penting untuk memastikan representasi masyarakat tetap utuh, sehingga pengambilan keputusan di tingkat desa dapat berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti. Dengan demikian, pembangunan di tingkat desa dapat terus berjalan sesuai rencana dan tidak terhambat oleh permasalahan internal. Sementara itu, penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Perubahan Ke-2 Tahun 2025 bertujuan untuk menyesuaikan anggaran dengan kondisi aktual di lapangan. Langkah ini penting guna memastikan efisiensi dan efektivitas penggunaan dana desa demi kesejahteraan masyarakat setempat. Revisi anggaran ini biasanya dilakukan dalam situasi luar biasa agar alokasi dana desa dapat lebih responsif terhadap kebutuhan mendesak dan perubahan kondisi yang terjadi. Dalam rapat tersebut, pihak terkait akan membahas secara teliti usulan PAW BPD dan merumuskan keputusan terkait penggantian anggota BPD yang kosong. Selain itu, pembahasan rancangan APBDesa Perubahan Kedua Tahun 2025 dan Rancangan APBDesa Tahun 2026 akan menjadi fokus utama, di mana setiap pos pengeluaran akan dipertimbangkan dengan seksama guna memastikan penggunaan dana desa yang transparan dan optimal. Melalui rapat ini, diharapkan bahwa keputusan yang dihasilkan akan memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan dan kesejahteraan Desa Marampiau Hilir. Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses ini juga menjadi kunci keberhasilan implementasi program-program pembangunan di tingkat desa.